DAMPAK PANDEMI COVID 19 BAGI SEKOLAH

 

Saat ini, Indonesia sedang dilanda virus corona atau covid 19 yang berawal dari kota Wuhan di Cina. Virus corona tersebut, tentunya berdampak sangat besar bagi kehidupan, terutama bagi dunia pendidikan. Sekolah hingga universitas telah memberhentikan sementara aktivitas pendidikannya hingga saat ini. Pemberhentian sementara aktivitas pembelajaran tersebut agar memutus rantai penyebaran covid 19. Dalam mengatasi penutupan sekolah, Pemerintah memberlakukan pembelajaran secara online atau secara jarak jauh. Disinilah peran sekolah khususnya kepala sekolah sangat dibutuhkan dalam menjalankan  kepemimpinannya dengan baik di tengah  situasi krisis seperti ini. Kepala  sekolah  dituntut  menerapkan  “manajemen sekolah di saat krisis”,  yaitu  proses mempersiapkan  dan  mengelola  situasi  darurat  atau  tidak  terduga  yang mempengaruhi siswa, guru, orang tua, dan sekolah.

Kepala  sekolah  memegang  peranan  penting  dalam  membuat kebijakan-kebijakan  terkait  manajemen  krisis,  khususnya  agar  pendidikan tetap berjalan walaupun kondisi krisis atau darurat seperti saat ini. Zainal Arifin dalam Ali Murfi et.al (2020) menjelaskan bahwa kegagalan lembaga pendidikan sering kali disebabkan oleh kualitas dan efektivitas  keputusan-keputusan  dan  tindakan-tindakan  yang  diambil  oleh kepala sekolah, sehingga dalam kondisi pandemi seperti ssat ini sangat dibutuhkan kebijakan-kebijakan yang tepat untuk mengatasi pembelajaran secara online. Melalui  kebijakan  belajar  dari  rumah  yang  dikeluarkan oleh Kepala Sekolah, sekolah diberikan kebebasan dalam mengelola kegiatan belajar mengajar melalui sarana dalam jaringan (online). Kepala sekolah harus harus bertindak sebagai manajer dan pemimpin yang efektiv. Sebagai manajer kepala sekolah harus dapat mengatur agar semua potensi sekolah dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung tercapainya tujuan sekolah. Hal ini dapat dilakukan jika kepala sekolah mampu melakukan fungsi-fungsi manajemen dengan baik, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawsan

Para guru memberikan pelajaran yang lebih bermakna agar siswa  tetap  merasa  nyaman  dan  produktif  mengasah  soft  skills. Sekolah juga berinisiatif membuat poster-poster anjuran belajar dari rumah untuk memberikan pemahaman kepada siswa  dan orang tua, terutama bagi siswa tingkat dasar.  Hal ini bertujuan agar siswa tetap melaksanakan  proses  belajar  mengajar  meskipun  tidak  berada  di sekolah.

Dampak terbesar pandemi bagi sekolah yaitu tentang pengelolaan manajemen sekolah di saat krisis seperti saat ini. Tentunya kepala sekolah harus mengeluarkan kebijakan-kebijkan yang tepat tentang administrasi bagi siswa, model pembelajaran secara online yang tepat dan juga perangkat pembelajaran, bahan ajar yang tepat digunakan saat pembelajaran online. Beberapa sekolah menerapkan biaya administrasi bagi siswa hanya sebesar 50% selain itu terdapat bantuan dari Pemerintah yang dialokasikan untuk pencegahan covid yaitu dengan pengadaan masker, handsinitizer, disenfektan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS KETERAMPILAN PROSES MAHASISWA SEMESTER DUA PGSD PADA PRAKTIKUM IPA SD 1

PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR DENGAN PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH IPA

Materi Pembelajaran Bagian-bagian Tumbuhan Kelas 3 dan Materi Kelas 5 Organ dan Fungsi Pencernaan Pada Hewan dan Manusia